Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Deklarasi Jakarta untuk PSSI

Tak hanya kepengurusan PSSI di bekukan oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) tetapi KPSI pun menyampaikan surat tuntutan KLB yang di sarikan dalam bentuk Deklarasi Jakarta ke PSSI pada senin (19/12). Surat ini di tembuskan ke AFC dan FIFA. Berikut isi dari Deklarasi Jakarta tersebut.



1.      Menyampaikan mosi tidak percaya kepada Djohar Arifin Husain(ketua umum PSSI),Farid Rahman (wakil ketua PSSI),Sihar Sitorus,Mawardi Nurdin,Widodo Santoso,Tuty Dau, dan Bob Hippy(Anggota Komite Eksekutif) karena di nilai tidak kradibel untuk menjalankan Organisasi PSSI dan telah melakukan pelanggaran terhadap Statuta PSSI, serta tidak menjalankan hasil keputusan Kongres tahunan PSSI Tahun 2011 di Bali.
2.      Meminta untuk di selenggarakan Kongres Luar Bisa PSSI dengan agenda pemilihan Ketua umum,wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI selambat lambatnya tanggal 30 maret 2012
3.      Meminta kepada PSSI untuk memberikan jawaban terhadap permintaan diselenggarakanya KLB PSSI tersebut pada poin 2 selambat-lambatnya tanggal 23 desember 2011.
4.      Membentuk Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang memiliki tugas untuk memastikan diselenggarakanya KLB PSSI tersebut.dan apabila PSSI tidak bersedia menjalankan KLB, maka dengan ini kami memberikan kewenangan penuh kepada KLB PSSI sesuai dengan statute PSSI.
5.      KPSI juga bertugas menjalankan roda organisasi PSSI sesuai dengan hasil Kongres PSSI ll di Bali 2011,termasuk memproteksi kredibilitas dan integerasi PSSI dan anggotanya sampai dengan terpilihnya Komite Eksekutif PSSI yang baru. 
(sumber: tabloid bola)
(sumber foto: google)

FPP Sepakat Gelar KLB Lengserkan Djohar

Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) yang digelar Forum Pengprov PSSI (FPP), Minggu 18 Desember 2011, sepakat untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).


RASN yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta Barat, malam tadi dihadiri 27 pengurus Pengprov PSSI, 18 klub Indonesia Super League (ISL), 23 klub Divisi Utama serta 360 klub Divisi 1, 2, dan 3. Dan dari rapat tersebut mayoritas peserta sepakat untuk menggelar KLB.



Agenda utama KLB tersebut adalah melengserkan kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin yang dianggap telah melakukan sejumlah pelanggaran Statuta PSSI. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, La Nyalla Mattalitti, mendesak PSSI harus segera melaksanakan KLB.



"KLB bisa diselenggarakan dengan dua cara: permintaan Exco PSSI dan permintaan 2/3 suara anggota PSSI. Kalau PSSI tidak mau melakukan, maka 2/3 suara tersebut bisa melakukan KLB dengan bantuan dari FIFA," ujar Mattalitti dalam jumpa pers usai rapat.



Rencananya, surat pengajuan KLB akan segera disampaikan ke PSSI, dan paling lambat Selasa 20 Desember 2011. PSSI pun diberi waktu hingga 23 Desember 2011 untuk menyetujui digelarnya KLB.

(sumber: vivanews.com)
(sumber foto: google)

KPSI untuk KLB

Rapat Akbar Sepak Bola Nasional yang di selenggarakan oleh forum Pengprov PSSI (FPP) pada hari minggu (18/12) membuahkan sebuah komite yang berfungsi sebagai mediator agar di gelarnya kongres luar biasa PSSI dengan majunya Tonny Apriliani sebagai ketua KPSI. “KPSI dibentuk untuk memastikan digelarnya KLB PSSI jadi jika 3 bulan kedepan PSSI tidak menggubris keinginan kami untuk menggelar KLB kegiaan itu akan di selenggarakan pihak KPSI,” ujar Anggota komite eksekutiv La Nyalla.

            Dalam KPSI Tonny akan membantu oleh beberapa orang ternama seperti La Nyalla, Robertho Rouw (Anggota Komek),Dody Alex Reza (Presiden SFC), Hardi (ketua pengrof DKI) dan masih banyak lagi.

            “Semuanya sudah menyatakan mosi tidak percaya dan meminta agar KPSI mengadakan KLB.Mau tidak mau harus dijalankan” Kata tonny Apriliani.
(sumber: Tabloid Bola)
(sumber foto: google)

Pastikan KLB


Salah satu hasil Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) yang diselenggarakan oleh Forum Pengprov PSSI,Rapat yang di laksanakan pada hari minggu 18 desember 2011 menghasilkan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI)

            KPSI ini akan berfungsi sebagai mediator hingga diselenggarakan Konggres Luar Biasa (KLB), PSSI yang menjadi usulan mayoritas anggotanya. Lewat usulan anggota komite exsekutiv, La Nyalla Mattalitti, Tonny Apriliani di daulat sebagai ketua KPSI setelah mendapat persetujuan dari seluruh forum yang terdiri dari 482 anggota PSSI.
(sumber: Tabloid Bola)
(Sumber foto: Penulis)


(Achi)


berita terkait:
KPSI untuk KLB
FPP sepakat gelar KLB lengserkan Djohar
Deklarasi Jakarta untuk PSSI